Kamis, 13 Januari 2011

Tusuk KONDE

Semua tentu lumrah dengan panggilan salah satu asesoris wanita ini. Paling simpel,Bisa pakai pulpen, pensil atau sumpit.

Diawali Iseng, aku mulai menyukai Tusuk konde dan ingin membeli tusuk konde yg lucu dan unik. Karena keseharianku menggunakan Jilbab, maka saat dirumah rambut harus digerai agar sehat dan tidak rapuh.
Namun mengingat suhu kota Jakarta yang panas, aku perlu alternative lain yaitu menjepit rambut (jgn diikat yah (karena bisa menyebabkan kerapuhan, atau dikonde)

Jenis2 Tusuk Konde
Ada macam-macam jenis loh, Tusuk konde dlm negri, dan luar negri seperti Korea dan Jepang karakteristiknya berbeda. Materialnya pun bermacam-macam

1. Kanzashi
Kanzashi, hiasan rambut tradisional khas jepang, biasa dipakai secara lengkap oleh Maiko & Geisha (selain untuk hiasan rambut, juga untuk nunjukkin status kesenioran mereka). Bentuknya, ada yg berupa sumpit untuk tusuk konde (hairstick), sirkam (haircomb), etc

Ini adalah contoh Hana Kanzashi (dgn jenis tusuk konde bunga)


Truly Addicted to dis one!!





2. Tusuk konde binyeo

Tusuk konde yang digunakan oleh Masyarakat korea. Material dari tusuk konde ini menunjukan tingkat sosial mereka.




3. Tusuk Konde Indonesia
Inget dong Istri Mantan Presiden Indonesia yang kedua, Ibu Tien Soeharto, beliau yang kerap memakai kebaya lengkap dengan kondenya. Sttt.. sempat ada gossip berhembus bahwa salah satu Tusuk konde yang dipapaki beliau itu memiliki daya magis yang kuat untuk kepemimpinan Suaminya.. (whaat???) cape deeh.. namanya jg gossip.. yang pasti Tusuk konde Indonesia tak kalah cantik, dan jelas memiliki Karakteristik yang unik dan antic

Tusuk Konde etnik Bali


Konde Ala Etnik Jawa



Konde Sanggul



Cara menggunakan Tusuk Konde
1. pegang keseluruhan rambut seperti akan mengikat ekor kuda
2. masukkan konde/sumpit/pena (pena agak licin n cenderung pendek, tapi kalo mau ya gpp =)) ke rambut, bagian samping kiri (bisa kiri/kanan tapi disini saya sebutkan kiri)
3. putar tusuk konde ke arah kanan, atas, kiri dan seterusnya berlawanan dengan arah jarum jam
4. setelah ujung rambut tersisa sedikit, tusukkan konde/sumpit/pena ke arah kepala (ke dalam gulungan rambut yg sudah terbentuk) .. voila!

Benar-benar aksesoris yang cantik... fuiihh..
jdi pengen beli n koleksi.. ^_^ (maklum masih pake sumpit mie hihihi)



..

Rabu, 12 Januari 2011

Bedak Saripohatji

Pasti banyak yang masih asing dengan bedak ini. Ini adalah bedak dingin yang sudah diproduksi sejak jaman baheula (tahun 1927) bedak ini sudah terbukti menyembuhkan dari beragam penyakit kulit, dari jerawat, bruntusan dsb.
cara pakainya sama seperti bedak dingin.

Terbuat dari Tepung Beras yang ditumbuk, dicampur sejumlah dedaunan seperti daun suji, pandan,daun jambu, daun beungbeureuman, mamangkokkan, dan teklan.
Dicampur pula dengan ekstrak temulawak, kunyit, tomat, jeruk nipis, serta bahan-bahan herbal lainnya
Tenang, produk ini sudah memiliki sertifikat dari Dr. H. Heerdjan dan Dr. Tjoen Haij.
dan telah terdaftar di Dep.Kes No. PO.02.05.3.1.924 Gedep. No. 27688-61774.

Manfaat:
1. Menghaluskan dan mengencangkan kulit
2. Ampuh menghilangkan jerawat (terbukti loh)
3. Menghilangkan beruntusan, terotolan dsb
4. Aman karena tidak mengandung zat berbahaya :)

Cara pakai:
1. Ambil 1 atau dua butir saripohachi (atau dikira2 saja)
2. Remahkan, dan campur dengan air mineral biasa, boleh air mawar, air perasan jeruk nipis/lemon, air sirih, boleh saja suka2 anda, (namun untuk perasan Jeruk nipis, disarankan tidak untuk dibawa tidur, karena, asam dri nipis cukup kuat, jadi 30 menit saja cukup.)
3. Tingkat kekentalan teksturnya terserah anda, mau kental atau agak encer.
4. Balurkan ke wajah/kulit yang bermasalah, diamkan selama 2/3 jam (lebih baik/nyaman dipakai sebelum tidur)
5. bilas dengan air bersih.

aturan pakai sesukanya, boleh 2x sehari atau 1x sehari, namun upayakan rutin setiap hari dipakai, agar hasil maksimal.

salah satu kelebihan dri si bedak jadul ajaib ini, cara dia bekerja untuk menghilangkan jerawat adalah dengan bertahap mengempeskannya, bukan dibuat cepat matang sehingga pecah dan menyebabkan kulit menjadi bolong2 loh..

sssttt... Teman-teman semasa SMU ku jg pakai ini, dan ampuh loh menyembuhkan jerawat mereka, bahkan Sepupu dan adikku jg pakai, semuanya sembuh.. MURAH MERIAH banget ni bedak..

Bedak Saripohatji (dibaca: saripohaci)


memang agak langka,dan hanya bisa didapatkan di lokasi/toko tertentu. Nah, klo kalian berminat bisa pesan padaku, heheheh mudah kan. Aku berdomisili di Ciputat Tangerang, untuk ongkos kirim bisa di cek di Web Tiki (klik badge TIKI di sebelah kanan) atau langsung pesan/sms ke saya, nanti kita langsung informasikan ongkirnya

Harga

Rp. 2700,- (perbungkus, 20gr)
Rp. 2500,- (min 6bungkus)
Pembelian 1lusin, ada harga khusus loh.. ^_^
 
Menerima Pemesanan Grosir / Eceran


Order
SMS/ WhatsUp: 087871778255 
YM: Yanuadriyanti@yahoo.co.id




Hepiii Shooopiiing ^_^

Selasa, 11 Januari 2011

Bad Dream

MasyaAllah, sudah dua hari berturut-turut aku bermimpi aneh dan buruk ..

sepertinya kekecewaan hari itu, masih blm bisa hilang, hatiku sakit setiap kali mengingatnya.
aku tidak dendam, namun bilur luka ini akan kekal ketara.

Ya Rabb.. Berikanlah aku ketegaran dan ketangguhan lagi..
berikan aku hati yang Lembut untuk memahami bahasamu..

Curhat’an Selasa Sore

Alhamdullilah setelah sekian lama, akhirnya bisa mengumpulkan modal lagi untuk restock sabun.

Aye! Aye! ^_^

Sebelum awalnya sempat dilemma, mau restock atau tidak, karena uang yang ku pegang, benar2 pas-pas’an.
Dengan pertimbangan, bagaimana bila aku perlu ongkos (ya untuk workshop menulis di ANP, bila tiba-tiba ada panggilan interview dll) atau ada keperluan mendesak lainnya.

Selama ini aku tidak pernah minta uang sama kakak atau orang tua, kecuali kalau dikasih, tapi semenjak lulus kuliah, Semuanya aku yang tanggung sendiri (totaly).

Berbekal Bismillah dan Optimis, aku putuskan utk Re-stock Sabun susu.. dengan sisa uang tinggal 15rb perak, kemunginan besar sih untuk reload pulsa atau ongkos melamar kerja. Kemarin aku sempat mendapat panggilan kerja, tapi ongkosnya tidak memadai, jadi aku urungkan untuk datang, padahal dari perusahaan besar loh… huhuhuhu.

Sekarang aku masih berusaha terus berpromosi barang daganganku Via Internet (FB).. Sementara hari ini adalah batas waktu Paket Unlimited Modemnya. OMG…
Berharap ada rejeki, orang yang tiba2 memborong daganganku atau, ada yang Inisiatif utk bayar hutang.. hahaha Amien!


The Packet, Fresh from The Box ^_^


yuks mari diorder,, masih Fresh from the box nii.. hahahaha

untuk info khasiat produk, atau produk apa saja yang kujual, Silahkan buka Tab "My Online Shop" atau badge Halal & Herbal Shop di samping kanan.



Salam..

SABUN SUSU KAMBING


SABUN SUSU AINUL HAYAT (Shanen, halib, Turin)


Sabun Susu Ainul Hayat adalah sabun kesehatan dan kecantikan. Sabun susu ainul hayat merupakan hasil penelitian para ahli lebih dari 3 tahun. Bahan yang terkandung dalam sabun susu Ainul Hayat adalah inti sari susu jenis Anglonubian yang berasal dari daratan Asia Tengah dan Eropa Barat. Telah teruji klinik bahwa Sabun Susu Ainul Hayat banyak mengandung Anti Septik yang alami dengan daya kerja sangat kuat di antaranya dapat membunuh / mencegah kuman / bakteri gram (+/-) dan dapat sebagai pembersih pada bekas luka.

Selain fungsi di atas, Sabun Susu Ainul Hayat dapat digunakan untuk mandi susu yang alami, karena kandungan bahannya dapat merangsang penggantian sel-sel kulit yang sudah mati dan dapat memutihkan kulit serta mengencangkan / meremajakan kulit.

Sabun Susu Ainul Hayat dengan Extract Milk yang alami dapat mengatasi kondisi kulit yang sensitif dan bermasalah.

Penggunaan kadar pH yang seimbang sehingga sesuai untuk kondisi kulit apapun.

Bahan utama :- Milk Anglonubian Extract- Oil Anglonubian- Bahan-bahan sabun berkualitas


Indikasi (kegunaan) :

1. Menghilangkan noda hitam (flek-flek) hitam
2. Menghilangkan jerawat
3. Pelindung kulit dari kuman/bakteri
4. Pelindung kulit dari sinar matahari / ultraviolet
5. Menghilangkan kerutan-kerutan di daerah mata (wajah)
6. Mengencangkan kulit wajah, memperbaharui sel kulit yang rusak akibat kecelakaan.
7. Memutihkan kulit
8. Khusus wanita, dapat mengatasi masalah strech mark pasca melahirkan
9. Meremajakan kulit, dll


Cara pemakaian :
1. Basuhlah kulit dengan air dingin
2. Usaplah secara merata pada seluruh kulit
3. Diamkan kurang lebih 1 menit
4. Basuhlah dengan air dingin seluruh kulit. 


♥ HALIB MILK SOAP ♥


Berat : 85 gr
Harga : Rp 35.000,-
Beli 3 dpt harga Rp 30.000,-/sabun


♥ SHANEN SOAP Extract MILK SOAP with SCRUB/non scurb ♥

Shanen Soap With Scrub

Shanen Non Scrub

Berat : 100 gr
Harga : Rp 55.000,-
Beli 3 dpt harga Rp 50.000,-/sabun


♥TURIN SOAP Extract MILK SOAP♥


berat 30gr
harga : Rp. 20.000,-
beli 3 dpt harga 17.000,-


order:
SMS 0838 96 1000 11
YM yanuadriyanti

Menghilangkan Jerawat

Sebelumnya wajah ku tidak pernah bermasalah dengan jerawat. namun saat Kuliah Semester 4 wajahku mulai bejerawat (parah).
Awalnya aku hanya mengganti sabun pencuci muka, lalu beralih memakai gel anti acne, namun jerawat hasilnya sama saja. Kurun waktu 1 tahun masih sama.

Hingga Bibiku berpendapat, besar kemungkinan itu semua karena pengaruh 'stress'. Ketidak stabilan Emosi, yang terjadi terutama menjelang Ujian dan Tugas Akhir (skripsi).

Namun setelah Sidang Tugas Akhir rampung, jerawat masih saja tidak mau pergi. Akhirnya aku coba memakai bermacam obat, namun nihil. Hingga suatu hari, aku menemukan sebuah Web yang menawarkan sebuah cream anti jerawat, cream itu katanya dipakai oleh banyak2 artis Internasional, ditambah usai membaca testimoninya yang luar biasa, aku tertarik untuk mencoba. Jearawatku lumayan berkurang, berangsur2 biasa.

hehehe semua pasti berpikir, creamnya ampuh yah??? MAYBE..
why?? karena, sesungguhnya aku menemukan akar permasalahan dari jerawat ku yang tak kunjung usai ialah setelah aku membaca testimoni. Di testimoni tersebut, si pembeli mngeluhkan, jerawatnya ramai bermunculan akibat mengkonsumsi Cream Pelembab Ponds, (karena tidak cocok untuk kulitnya)

sejak saat itu aku mulai memilah, apakah gara2 krem tersebut. jawabannya adalah Iya, Zaman aku SMU, aku pakai Olay dan itu cocok, menginjak SMU kelas 3 aku pakai Ponds (kemasan ekonomis, tube berwarna pink) dan cocok. Selalu akau pakai terus sampai kuliah, hingga pihak Unilever, meluncurkan produk Ponds terbaru, awalanya aku tak tertarik mencoba, namun karena teman-temanku menggunakannya dan hasilnya 'cling!' maka aku juga ikutan pakai, sejak saat itu wajahku berjerawat, dan karena tak sadar dan terus mengkonsumsi, alhasil jerawatpun tak pernah hilang. (huhuhuhuhu coba sadar dri dulu yah??!)

Sekarng jerawatku sudah berkurang, dan agak takut jg untuk pake pelembab sembarangan. takut tidak cocok lagi. keluargaku menyarankan untuk pemulihan/penyembuhan jerawatnya, untuk smentara atasi dengan pengobatan alami, hingga 2-3 bulan, atau lebih jg gpp, malah bagus.

Ini yang kupakai:

1. Jeruk Nipis (Citrus aurantifolia)

cara pakainya, cukup iris jeruk nipis menjadi dua bagian, lalu air dari dagingnya di balurkan ke kulit wajah. Diamkan 15 s/d 20 menit, Bilas.

Manfaatnya:
1. Mengecilkan pori-pori dan melenyapkan lemak pada kulit berminyak.
2. Menghaluskan dan membuat kulit nampak lebih cerah
3. Memutihkn kulit (kalo rutin yach)

2. Daun Sirih (Piper betle)


cara pakai:
1. tumbuk kira2 8 s/d 10 lembar daun sirih, setelah halus, seduh dengan air mendidih, diamkan sebentar lalu saring, sisihkan airnya. Atau dengan cara Umum yaitu daunnya langsung direbus dengan panci tertutup jg boleh.
2. (kalo caraku yah) setelah air rebusan dingin masukan kedalam botol, (lebih enak botol kecil bekas cairan kosmetik)
3. Air rebusan dikompreskan ke wajah, menggunakan kapas, (sepeti pakai toner) dan air yang tersisa di botol bisa dimasukan kedalam kulkas. untuk kembali dipakai lagi.


3. Sabun JF SULFUR

klo ini untuk mencuci muka, setiap hari.


4. Bedak SARIPOHATJI


hihihi.. pasti banyak yang masih asing dengan bedak ini. Ini adalah bedak dingin yang sudah diproduksi sejak jaman baheula (tahun 1927) bedak ini sudah terbukti menyembuhkan dari beragam penyakit kulit, dari jerawat, bruntusan dsb.
cara pakainya sama seperti bedak dingin.

Terbuat dari Tepung Beras yang ditumbuk, dicampur sejumlah dedaunan seperti daun suji, pandan,daun jambu, daun beungbeureuman, mamangkokkan, dan teklan.
Dicampur pula dengan ekstrak temulawak, kunyit, tomat, jeruk nipis, serta bahan-bahan lain yang bersal dari alam.
dan bedak ini udah dapat sertifikat dari Dr. H. Heerdjan dan Dr. Tjoen Haij.
Udah terdaftar pula di Dep.Kes No. PO.02.05.3.1.924 Gedep. No. 27688-61774.

sssttt... Teman-teman semasa SMU ku jg pakai ini, dan ampuh loh menyembuhkan jerawat mereka, bahkan Sepupu dan adikku jg pakai, semuanya sembuh.. MURAH MERIAH banget ni bedak.. memang sudah agak langka,(klo kalian berminat bisa SMS aku)

Alhasil... cling!! wajahku sudah bebas dari jerawat loh, yaah, walo muncul, dengan jumlah normal. :)

oh yah, sekedar share buat teman2 yang gak mau repot, dan suka praktis. Berdasar pengalaman banyak orang, aku rekomendasikan

Obat Anti Jerawat Sari Ayu



mengandung bubuk sulfur dan bermacam2 bahan herbal lainnya,
hanya saja, kosmetik itu bersifat memang bersifat cocok2an...
sementara yang alami (meski agak repot) lebih aman dari semuanya. Layak untuk dicoba, semuanya terjangkau. Dibandingkan dengan obat dokter yang harganya ratusan ribu.. ;)

Semoga bermanfaat, dan selamat mencoba... :)

SMS : 0838 96 1000 11

Sabtu, 08 Januari 2011

Eat, Gossip, Myth then Sated

Malam minggu,
tetangga satu blok mengadakan acara makan-makan. Secara sederhana hanya bermodal penganan rumah dan Tikar.

Keluargaku menyumbang Sate Ayam, kerupuk singkong dan Marqisa. Tante Nelly tetanggaku, menyumbang Bakso, Tante Titi, Menyumbang Sphageti, dan sisanya menyumbang perut… hahahaha.

yg berbaju motif Polkadot, itu Tetehku, pertama dan kedua dari kiri itu para Mbak2 dayang, kaus merah Tante Titi,selanjutnya Tante Nelly, dan pak Praditya Suami Tante Titi.


timingnya tidak tepat, hanya tingal piring kosong ^_^'


Tepat jam setengah 8 kami mulai mempersiapkan semuanya, dan berkumpul untuk makan.
Apa yang membuat seru saat ibu-ibu dan bapak-bapak berkumpul? Gossip! That’s right!
Gosip pembuka yaitu, si Ibu Fulan yang menunggak iuran Warga hingga berbulan-bulan, setiap ditagih alasannya tak ada uang tapiiii (gosipnya) sering melakukan tour ke luar negri..

Gosip kedua, ini nih yang menarik. An Urban Myth. Di depan rumahku ada sebuah rumah yang kosong, khusus dikontrak’an oleh si pemilik.
Awalnya tak ada yang aneh dengan rumah itu, namun setelah sejak bertahun-tahun sebelum kami tinggal disana, Banyak keluarga yang sempat menempati Rumah kontrakan tersebut dan kemudian nasib rumah tangganya berujung perpisahan, tak lama setelah tinggal didalamnya.
Kini seorang tetangga dekat, yang telah ku kenal sejak pertama awal kedatangan mereka, pun mengalami hal yang sama yaitu perceraian. Jadi kesimpulannya rumah tersebut memang memiliki aura kurang baik untuk hubungan pasutri.
Masa sih?? Mau coba? Silahkan, mengontrak depan rumahku hahahaha…

oh ya, tetanggaku memperlihatkan sepeda anyar. sumpah keren banged!!
Sepeda Fixie (fix Gear)namanya. sepeda khusus untuk dijalan raya. Sepeda fixie berbeda dengan sepeda biasa. Dia identik dengan minimalis dan tanpa gear dinamis. Tak ada kabel berseliweran. Ban pun super tipis, layaknya sepeda balap. Selama roda berputar, pedal pun ikut berputar. Pengereman mengandalkan kekuatan pedal dengan menahan laju serta mendorong pedal ke belakang.
harganya?? gak terlalu mahal kok.. Harga Ori sekitar 2jutaan s/d lebih tapi yang second akan lebih murah dari itu (setahu ku yah)

ini salah satu contoh foto (hasil browsing)





keren kan sepedanya, info lbh lengkp silahkan browsing sendiri. Menurut keponakanku Tetangga satu komplek kami, Tora Sudiro jg memakai sepeda ini, dan mengajak keponakanku untuk balapan,, (saat kebetulan berpapasan),, hahaha

Sayang Gerimis tak diundang,tapi ngotot datang... Lapak ditutup ibu-ibu dan bapak-bapak, segera Bubar jalan..

OMG am very fully Sated!
Perut buncit, tenang sudah kusiapkan seduhan teh Daun Jati cina, yang katanya ampuh mengurangi obesitas dan melunturkan lemak…
(mmmm.. honestly, so far seh, lemak di tubuhku masih betah hehehe, maklum baru pake 1minggu)



Delapan Hingga Delapan

24 Dec 2010

Liburan tibaa…
Bukan untukku. Buatku hri libur atau hari biasa sama saja.
Kami sekeluarga, Ibu, Teteh, suaminya dan kedua anaknya. Memutuskan berlibur ke bandung.

Rencananya, Sebelum sampai di kota bandung, melalui jalur Jakarta-Subang. Kami berencana mampir di Pesantren As-Syifa. Ini sehubungan dengan rencana Teteh untuk memasukan anak pertamanya, masuk SMP disana. Awalnya Gontor menjadi pilihan pertama, meski kemudian jarak menjadi alasan teteh untuk menolaknya.
Perjalanan melaju santai, setelah hampir satu setengah jam di jalan tol, akhirnya sampai juga di jalur Lintas kota Subang.


Nanas Simadu
Subang terkenal dengan Nanasnya. Umumnya masyarakat menyebutnya “Nanas Simadu”, Nanas ini gampang didapati di sepanjang jalan Kecamatan jalan Cagak Subang. Buah yang menjadi ikon Rumah Spongebob (salah satu Judul animasi produksi Nickelodeon) rata-rata berukuran besar, kulitnya bermata buah rata, dagingnya berwarna kuning agak pucat dan berair. Rasanya kecut namun juga manis, inilah yang menjadi keunggulannya. Srulllp.. karena beli di Subang, dan jalan cagak, so pasti ini asli, bukan palsu.. ;).

Oh ya, Nanas Simadu ini tidak bisa dibiarkan lebih dari 2hari loh, terlebih bila ‘kepalanya’ suadah dibuang. Nanas ini akan cepat sekali membusuk, karena kandungan air yang dimilikinya.

Usai memborong Nanas yang sempat bikin kaki jadi gatal, karena harus menginjak permukaan kulitnya. (Habis mau bagaimana lagi, bagasi mobil sudah Overload).
Selanjutnya makan siaaang.

Rumah Makan ABAH
Di Subang, terdapat Rumah makan Sunda yang memiliki kenangan bersama Almarhum Ayah. Seiring waktu, dimana pada tahun 2003 diresmikannya Jalur Tol Cipularang. Perjalanan Jakarta bandung dapat ditempuh dalam 2 jam, sementara dulu Waktu yang harus ditempuh adalah min 4 jam Bandung-Jakarta, Via Subang, karena itu dulu, tempat tersebut masih ramai dilewati oleh masyarakat lintas kota.

Awalnya sempat Rancu mendengar Teteh mengatakan “ mampir di Abah” hingga berulang kali. Ku pikir Teteh ingin menemui seseorang bernama Abah. Sampai akhirnya baru Ngeh saat mobil masuk area parkir dengan papan besar bertulisan “Rumah Makan Abah”
Rumah makan dengan desain Saung dan lesehan itu, mencolok dengan hiasan Ikan Mas di dinding dan Pintu masuk, sayang aku tidak suka ikan  . hehehehe

Ada yang menarik disini, memang sudah ciri khas dari rumah makan yang menjadikan ikan sebagai primadonanya, so pasti di sana akan terdapat kolam ikan yang berisi ikan-ikan yang besaaaaaar dan banyak,, dimana yang menjadi seru adalah saat kita melemparkan sisa makanan kepada ikan-ikan tersebut, mereka akan menyambutnya dengan Riuh Gembira (atau ganas sih sebenernya). Nih sempet aku jepret jg fotonya pk kamera HP.

"Tenang! semua Pasti tidak kebagiann... " hahahaha ^_^ (byk bgd ci)

Keponakanku yang kecil, Adnan tengah memberi sisa-sisa makanan pada ikan


oowwhh gede2 banged!!



Di Pesantren As- Syifa


Angin sejuk menyambut kami, wangi hutan karet, dengan ramai kios kecil penjual buah nanas dan rambutan??? Kok bisa? Memang ini sudah musimnya?
Sesuai dengan rencana. Kami tiba di Pesantren As Syifa yang terletak di kota Subang. Tempat dan bangunannya lumayan modern, rapih dan luas. Tertata, mulai dari pesantren putri dan pesantren khusus putra, laboratorium, aula, kantin.
Wow.. kami sekeluarga tak berhenti berdecak kagum. Dan Keponakan ku yang awalnya menolak untuk masuk pesantren, berubah menjadi tak sabar untuk segera masuk kesana. Suasana alam pedesaan yang kental, namun dipadu dengan bangunan modern yang sederhana dan atmosfir islami. Seandainya aku berumur sama dengan keponakanku aku juga ingin masuk pesantren.


Naik..Naik.. ke Puncak Gunung
Segera Setelah meninjau Pesantren, kami ke Gunung Tangkuban Parahu.. (weeew.. it’s a long time since the last time am here)..

Karena bertepatan dengan pekan liburan. Tempat wisata tersebut pikuk ramai sekali. Untuk mendapat tempat parkir saja kami kesulitan.
Banyak yang berubah disini, pemandangannya tal sama dengan belasan tahun yang lalu sejak terakhir kau kesana dengan almarhum Ayah. Sekarang nampak kumuh. Sampah berserak disembarang tempat. Bahkan, para pedagang kaki lima, menjajakan dagangannya tanpa aturan estetika. Mereka memajang dagangannya tepat di pagar kayu pembatas di puncak gunung Tangkuban Perahu. Sehingga mengganggu panorama.

foto Puncak Gunung Tangkuban Perahu



ini Foto KawahPanasnya (zoom'in)


Setengah jam kemudian kabut tebal mulai nampak dari puncak gunung, Momen ini hal yang paling aku suka dan kucandu, setiap kali hiking ke Gunung, mengecap Sensasi kabut tipis yang turun pelahan menyentuh wajahku. Its Incredible!




Septictank Phobia
Alhamdullilah, setelah sempat kena macet di lembang selama hampir dua jam, tepat bada magrib, kami menginjakan kaki di rumah Bibiku di Bandung. Yuhuuu..
Usai sholat, makan dan bercengkrama sebntar dengan para sesepuh (yg merasa, jgn mrh yach ) hahaha. Aku mengobrol berdua dengan adikku, sambil menonton TV di kamar Bibi.

Kebetulan acara Final AFF di Malaysia di TV di mulai, semua TV berada disaluran yang sama. Malaysia Vs Indonesia. Namun sambil nonton, aku tidak bisa konsentrasi sepenuhnya, karena adik laki-lakiku Yana yang berumur 2 tahun lebih muda dariku, mengotot agar aku mau menyimak curhatnya.


Adikku, mahasiswa semester 2 dari UNIKOM jurusan Teknik Informatika yang tengah cuti. (yeaah biasalah kendala anggaran dana) sehingga ia memutuskan untuk kerja dahulu. Curhatnya dimulai dengan Pekerjaan dia yg barudi sebuah rumah makan sunda. Tepat sebulan Lalu, adikku diterima kerja di Sebuah rumah makan. Namun belumlah genap satu bulan, sudah mengundurkan diri? Ups kok bisa?!

Gini ceritanya. (sambil mencoba mengingat-ingat kembali, tapi yang kuingat Cuma wajah galak adikku yang tak mau ceritanya dipotong,,hahaha)

Hari pertama dia bekerja di rumah makan tersebut, dia mendapati banyak keanehan, meski awalnya tak terlalu dia acuhkan. Awalnya dia bertugas sebagai CS (Customer Service) istilahnya sih keren, tapi di dalam rumah makan tersebut, dia tidak duduk di meja melainkan berdiri loh.. karena CS yang dimaksud disana adalah pegawai yang menjabat tugas menggorengkan lauk pauk uang telah dipilih oleh pembeli, kemudian menyerahkannya di meja utama. Selanjutnya dia akan menyerahkannya pada pembeli setelah sebelumnya mericek bon dengan tanda lunas.

Rumah makan tersebut dikeluhkan kekurangan pegawai, sehingga pihak Supervisor, menawarinya posisi ganda sebagai penggoreng dan pencuci piring, dengan iming-iming bonus gaji. Tentu saja Adikku menerimanya tanpa memikirkan resiko bahwasanya dia akan sangat kewalahan dengan semua deskjob tersebut.

Rumah makan itu sendiri, sebenarnya bukan tergolong rumah makan kecil loh. Dia telah memiliki anak cabang yang tersebar diseantero kota Bandung. Dan Rumah makan yang menjadi tempat adikku bekerja, kebetulan terletak didaerah dekat Alun-alun kota tak jauh dari masjid Agung.Dan itu adalah RM Utama/pelopor.

Setelah merasa kewalahan dengan desk job yang dipikulnya, Adikku sedikit bermasalah dengan sang kepala crewnya, dia kesal karena si kepala Crew suaranya keciiiiiiil sekali tiap bercakap. Bikin malay, dan Adikku bilang, sudah berkali-kali dimarahi oleh sang supervisor. Namun lagi-lagi karena suaranya yang super Low.. Adikku bahkan tak menangkap apa yang dieluhkan… hahaha (ada-ada aja ^_^”).
Semua taqk berjalan baik. Adikku mulai sakit-sakitan, mungkin karena terlalu kelelahan, namun itu bukan alasan utama yang membuatnya angkat kaki dari sana.
Suatu hari dia dipanggil menghadap Supervisornya. Dia menunjuk adikku menjadi ketua tim A khusus untuk Sanitasi (lupa aku, klo gak salah istilahnya gitu). Adikku tidak tahu apa maksud istilah tersebut, dia akhirnya memberanikan diri untuk bertanya kepada sesama rekan kerjanya. Namun jawabnnya kurang memuaskan karena temannya hanya menjawab,
“beuh, itu kerjaannya Ngarojok!”
(bhs Sunda, secara etimologi artinya menusuk, namun memiliki banyak konotasi bila diartikan secara terminology, bisa berarti menusuk dalam-dalam, menyikat dalam-dalam, atau istilah ‘menusuk’ dengan benda selainnya.

Adikku bingung, apa maksudnya ngarojok? Ngarojok apaan? (sempat berpikir mesum juga dia hahaha, karena kata ngarojok jg sering dipakai untuk konotasi negatif yang bermakna porno, yaah pikir sendiri lah hahaha) aku tertawa-tawa mendengar cerita dan ekspresi wajahnya saat itu.

Sampai selama satu hari lebih dia kebingungan dengan istilah tersebut, dia semakin curiga karena rekan kerjanya yang seolah bungkam. Hingga akhirnya ada temannya yang iba dan memberitahunya.
“begini Yana, kamu tau kan di dapur, tak jauh dari wastafel cuci piring, ada sebuah pintu besi, di lantai?”
Adikku mengaguk, dan menjawab jelas dia tau, itu saluran yang berhubungan dengan saluran tinja, dimana kalau hujan deras atau saat-saat tertentu sering mengeluarkan bau tak sedap.. amat tak sedap, + banyak kecoanya keluar dari sana… iiihhh..
“betul, nah pintu besi itu kita buka lalu….”

Adikku spontan pucat dan mual mendengar penjelasan tersebut, sontak kehilangan nafsu makan, bahkan setibanya dirumah dia muntah-munttah terus menerus. Jadi Tim A yang menunjuk adikku sebagai Ketuanya itu, bertugas ngarojok “kolam tinja” dengan mengunakan alat penyaring tinja (menggunakan alat penyaring, berukuran sedang (seperti jaring penangkap ikan), kemudian tinja-tinja tersebut dimasukan kedalam karung untuk dibuang, sedikit demi sedikit dengan cara MANUAL.. (OMG!)
Ooohhh my God,,, aku sontak tertawa terbahak-bahak, sampai guling-guling (lebay) dan jijik sendiri membayangkan seperti apa bentuknya tinja-tinja yang diperkirakan sudah berumur hampir 1bulan itu.. hahahaha.

Yeaah, sejak itu langsung diputuskan untuk Resign, buat apa juga seorang Lulusan SMU bahkan mahasiswa, mau melakukan pekerjaan seperti itu, dimana hanya diberi bonus Teh Botol??? Tidak sepadan dengan pekerjaan dan penyakitnya…

Anehnya, Rumah makan sebesar itu, tidak mungkin tidak mampu mengakomodasi dana khusus jasa sedot Tinja. Karena hanya cabang disana saja yang tidak menggunakan jasa sedot WC, terlebih adikku bilang ada sebuah ruangan-ruangan misterius yang mana tidak boleh sembarang orang boleh masuk. O_O’ haa??? mulai deh... hahahaha

Obrolan kami, ditutup dengan kemenangan Malaysia daiatas Indonesia 3-0… hiks..hiks..hiks.

jam 8 pagi hingga 8 Malam. Cukup Panjang jg untuk diketik..

Selanjutnya… Main Crash Bandicot di PSP n then Sleept… zzzzz…zzzz…zzzzz
(dalam buntelan selimut tebal, mengingat Bandung suhunya Dingin)



Nahliah..

Sabtu, 25 Desember 2010

Hukum-Hukum bagi Perempuan Haid


Sumber : ISLAM FEMINIS
http://islamfeminis.wordpress.com


Jima’ pada hari-hari haid perempuan kategori ‘haidnya tidak tentu’ (lihat Bab III Pengelompokan Perempuan Haid, bagian 4) yang menurut syari’at harus ditetapkan sebagai haid, hukumnya adalah haram. Oleh karena itu, perempuan yang keluar darah lebih dari sepuluh hari dan berdasarkan ketentuan (yang nanti akan dijelaskan) harus ditetapkan sebagai haid, pada waktu itu suaminya tidak dapat berhubungan dengannya.

———————————

BAB II: Hukum-Hukum bagi Perempuan Haid

Masalah 1:


Hal-hal yang diharamkan bagi perempuan haid:

1. Melaksanakan semua ibadah yang harus dilaksanakan dengan wudhu, mandi atau tayamum seperti shalat, tawaf…namun melakukan ibadah yang tidak diwajibkan padanya wudhu atau mandi ataupun tayamum, maka tidak apa-apa hukumnya seperti melaksanakan shalat mayat.

2. Tidak melakukan Segala sesuatu yang diharamkan bagi orang yang junub yang terdiri dari:

a- Sampainya (menyentuh) salah satu dari anggota badan ketulisan al-Qur’an, nama Allah dan begitupula berdasarkan ihtiyat wajib semua nama para nabi dan para imam.

b- Melewati Masjidil-Haram dan masjid Nabawi, meskipun masuk dari satu pintu dan keluar dari pintu yang lain.

c- Berdiri (diam) di selain Masjidil-Haram, tetapi kalau masuk dari satu pintu dan keluar dari pintu yang lain, atau pergi hanya sekedar untuk mengambil sesuatu, maka hukumnya tidak apa-apa. Dan ihtiyat wajib tidak boleh berdiam diri di haram (makam) para imam.

d- Meletakkan sesuatu di dalam masjid.

e- Membaca surat-surat Al Quran yang diwajibkan sujud atasnya, yaitu: surat ke-32 (surat as-Sajdah), surat ke-41 (surat Fusshilat), surat ke-53 (surat an-Najm), dan surat ke-96 (surat al-Alaq).

Catatan: meskipun hanya satu huruf dengan tujuan membaca salah satu dari surat ini (ketika haid/junub), hukumnya tetap haram.

3. Tidak boleh melakukan jima’ (hubungan suami istri) melalui kemaluan, baik bagi laki-laki maupun perempuan meskipun hanya seukuran tempat dikhitan (hasyafah) dan tidak disertai keluarnya mani. Bahkan ihtiyat wajib janganlah memasukkan kemaluan, meskipun hanya seukuran kurang dari tempat khitan. Serta sangat dimakruhkan (karahah syadidah) untuk memasukkan kemaluan melalui dubur perempuan yang sedang haid.

Masalah 2:

Jima’ pada hari-hari haid perempuan kategori ‘haidnya tidak tentu’ (lihat Bab III Pengelompokan Perempuan Haid, bagian 4) yang menurut syari’at harus ditetapkan sebagai haid, hukumnya adalah haram. Oleh karena itu, perempuan yang keluar darah lebih dari sepuluh hari dan berdasarkan ketentuan (yang nanti akan dijelaskan) harus ditetapkan sebagai haid, pada waktu itu suaminya tidak dapat berhubungan dengannya.

Ditulis dalam Fikih Wanita

Sabtu, 18 Desember 2010

Hijab Adalah Cinta

Teman, Ini adalah pengalaman pribadiku tiga tahun yang lalu.
Awalnya tak pernah sedikitpun terfikir olehku untuk mengenakan Jilbab. Tidak sama sekali, dan tak pernah tertarik untuk itu. Maklum memang saat itu ilmu agamaku masih lah minim.
Aku menjalani keseharianku, tak jauh seperti gadis bebas lainnya, tak ada batasan. Pakai celana jeans ketat dan T’shirt itu favoritku, tapi untung tidak sampai memakai tanktop saja. Karena aku pun memang memiliki karakter tomboy.

Hingga suatu hari, sebagai seorang wanita, tentulah aku menginginkan seorang lelaki sejati yang benar-benar mencintai kita lahir dan batin, dan tak hanya dari penampilan fisik terutama nafsu belaka. Aku pernah pacaran, dan berganti-ganti pacar, namun dari semuanya, hanya ada satu yang aku simpulkan, PACARAN ITU SIA-SIA! Karena semuanya, Ujung-ujungnya Hanyalah NAFSU. Wahai Muslimah, jangan pernah percaya kepada mulut seorang lelaki, saat mereka berkata mereka mencintaimu, kecuali dia Melamarmu, karena semua itu DUSTA!.
Alhamdullilah meskipun aku bukan seorang jebolan pesantren ataupun rajin mengikuti majelis, Allah masih membekali aku cahaya hidayahnya.

Sejak hari itu kuputuskan, AKU TAK AKAN PACARAN LAGI, dan berbekal sebuah kejadian yang membawa Hidayah luar biasa (tak bisa aku ceritakan secara detail) atas seizin Allah, aku mulai rajin mendalami agama, mulai dari mendengarkan ceramah d radio, di TV, melalui buku-buku islam, sejarah, fikih, hikmah dsb. Aku mulai memperbaiki rutinitas hidupku, bangun tengah malam untuk shalat malam, dilanjutkan sahur dan shalat subuh. Sungguh aku menemukan sebuah telaga ketenangan disana.
Hari demi hari berlalu, minggu berganti minggu. Tepat dua minggu kemudian memasuki Bulan Ramadhan. Saat aku tengah asik menyaksikan sebuah acara televisi. Muncul seorang artis, (aku lupa namanya) dia meninggal karena sakit (lupa sakit apa), tepat di bulan puasa saat itu. Yang menarik, artis tersebut, dikabarkan oleh keluarganya, meninggal dalam keadaan usai solat dan masih bermukena di kamar rumah sakit, Insya Allah Khusnul Khotimah. Subhanallah, tentu aku penasaran, bagaimana bisa seorang artis, yang identik dengan Hura-hura, mendapatkan kenikmatan itu?
Secara khusus, Infotaiment di TV tersebut menayangkan kembali tayangan documenter tentang perjalanan si Artis sejak pertama menapaki Panggung keartisan, dan hingga kemudian dia menarik diri dari dunia tersebut dan memilih bertobat, berjilbab dan memperdalam agamanya. Di sela-sela dokumentasi wawancara, ada bagian si Artis mengemukakan keinginan dan keteguhannya untuk berjilbab.
“Memang tidak mudah yah, untuk berjilbab, semua orang pasti akan meremehkan dan bla..bla (saya lupa). Tapi biar bagaimanapun adalah kewajiban seorang wanita untuk menutup auratnya” begitu kira2 penggalan ucapannya. Dia juga menambahkan bahwa dirinya ikhlas di cemooh oleh siapapun, yang penting dia menunaikan kewajibannya menutup aurat.

Sejak saat itu, aku merasa diingatkan, bahwa masih ada kewajiban yang lain yang harus ditunaikan sebagai seorang wanita, selain shalat 5 waktu, yaitu menutup aurat. Aku pun mulai mencari-cari info tentang Jilbab dari seorang Ustadjah kenalannku, dari buku-buku dsb. Dan semua itu aku lakukan diam-diam, bahkan keluargaku/sahabatku pun tak tahu. Bukan apa2, aku hanya tak mau bila sudah berseloroh bahwa aku akan berjilbab namun ternyata tak jadi atau Cuma ‘Omdo’.

Semakin aku mencari ilmu, semakin kuat keinginanku untuk berjilbab. Betapa iri dan damainya hatiku saat melihat para akhwat-akhwat yang berjilbab sempurna (sempurna loh, bukan jilbab gaul), saat jilbab mereka yang berjuntai panjang hingga perut itu menari disibak angin, indah sekali. Sungguh merekalah sesungguhnya para Bidadari dunia dan calon bidadari surga. Aku iri.


AKU TAK PUNYA JILBAB

Meski keinginan itu sudah ada, aku tak bisa merealisasikannya, kendalanya, aku bahkan tak punya sehelaipun baju yang layak untuk konteks berjilbab, baju yang kupunya hanyalah celana jeans ketat dan tshirt ketat, betapa sedihnya aku. Namuan sejak saat itu pula kuputuskan untuk menabung mati-matian untuk membeli pakaian yang layak. Aku berhasil membeli sebuah jilbab putih yang panjang, namun itu belum cukup, aku ingin membeli rok dan baju atasan yang longgar.
Aku terus menangis, memohon agar Allah memudahkan rejeki untukku, untuk membeli keperluanku. Setiap Shalat aku selalu menangis, agar Allah tidak mencabut umurku sebelum aku berjilbab, tak bisa kubayangkan, apa yang akan aku katakan kepada Allah dan Rasul serta Bunda Fatimah Az-zahra, penghulu wanita di surga, saat mereka bertanya, mengapa aku yang bersyahadat dan mengaku Muslimah, namun tidak menutup aurat??? Na’udzubillah himindzalik
Beberapa teman mulai menyadari keanehanku, yang belakangan ini sering kali mengenakan jaket besar, padahal cuaca kota Jakarta panas terik kala itu. Aku hanya tersenyum saja, dan membiarkan mereka meledekiku, dikira pamer jaket. Karena alasan sebenarnya, setidaknya aku bisa menutup aurat bagian atasku.


COBAAN dan FITNAH yang Membawa BERKAH

Dua bulan aku menabung, aku berhasil membeli 2 jilbab panjang, dan 2 buah rok. 1pasang manset dan kaoskaki. Rasanya tak sabar untuk memakainya, namun masih belum cukup karena aku tak punya baju atasan. Aku bertekad, bulan depan saat aku sudah punya atasan, maka aku siap memakai Jilbab.
Ternyata kehendak Allah saat itu lain, agaknya, Allah begitu menyayangiku sehingga membantu membulatkan tekadku untuk memakai jilbab secepatnya, dengan bantuan FITNAH.
Seorang teman lelaki di kampusku, menyukaiku, dan semua itu berujung pada fitnah untukku dan juga dirinya. Sebut saja namanya Reza.
Jujur aku merasa risih karena Reza terus mendekatiku dan bersikap tak sopan padaku. Puncak amarahku padanya terjadi.

Di Kamar Kos seorang temanku, dia Lancang masuk kedalam kamar mandi tanpa seizinku (saat itu memang pintu kamar mandinya rusak sehingga tak bisa dikunci) tepat saat aku hendak mengambil wudhu, entah apa yang sebenarnya diniatkannya, dengan cekatan dia masuk dan dia menutup pintu, dengan hanya aku dan dirinya berdua di dalam!. Sontak Aku kaget dan marah serta mengancamnya serius. Aku segera menghardiknya untuk keluar dan mengancam akan berteriak. Melihat aku yang benar-benar emosi, dia pun mengurungkan niatnya, dan mellengos keluar dari kamar mandi. Namun yang membuat hatiku sakit adalah teman-teman di ruang kos itu hanya tertawa, dan berfikir kalau di dalam baru terjadi moment seru. Ditambah Reza hanya tertawa menang, dan bersikap seolah bangga dan telah melakukan sesuatu.
Fitnah semakin mnyeruak. Hati aku sakit, sejak saat itu, aku tak pernah mau lagi menginjakan kaki disana bila keadaannya tanpa ada seorang teman wanita.

Sejak peristiwa itu, Bulatlah sudah tekadku untuk berjilbab, apapun yang terjadi. Meski hanya bermodal dua buah rok, dua jilbab, Sebuah kaus tangan panjang (bekasku dulu). Aku nekat berjilbab, aku tak peduli orng akan menganggap apa karena mungkin saat aku ke kampus selama seminggu berturut aku kan mengenakan pakaian yang sama. Aku tak perduli. Aku tidak mau diganggu dan dilecehkan oleh lelaki

Betapa terkejut dan tercengangnya teman-teman kampusku dan sahabatku. namun sahabat terdekatku mereka mendukung ku, bahkan memberi pinjaman baju atasan yang longgar-longgar padaku. Sejak saat itu. Tak lama kemudian Alhamdulilah, keluarga ku membelikanku baju-baju baru, jilbab baru. Sekarang bila aku buka lemari bajuku. Semua sudah lengkap. Alhamdullilah.

INILAH JIHAD ku..
Bila di analogikan, sama seperti saat kita akan memasuki perguruan tinggi, maka akan ada ujiannya dulu, atau saat kita hendak mengambil program beasiswa, jelas ujian yang ditempuh tidaklah ringan.
Sama seperti halnya hidup, saat Allah akan memuliakan seorang hambanya, Dia akan terlebih dahulu menguji hambanya agar dia matang dan sanggup menempati “kelas/derajat” baru.
Setelah aku berjilbab, tak beratri masalah selesai, justru sebuah 'kelas' baru dimulai. Saat semua bibir mencemooh bahakan ada yang mengatakan aku stress karena tiba-tiba berjilbab dan mengenakan hijab. Atau Reza yang masih saja mengejar dan mengganguku meski aku sudah berjilbab. Bahkan keputusanku membuahkan Cibiran dan Fitnah baru.
Aku tetap harus bisa menjaga hati dan emosiku, meski ingin sekali aku berteriak kesal, terus menerus mebertahu fikihnya, alasan mengapa seorang muslimah tak bisa bergabung dengan selain mahromnya. Atau saat aku berbuat sebuah kesalahan, dan orang akan memaki-makiku habis-habisan dan mengatakan “percuma kamu berhijab kemana-mana, bila hatimu tak berubah, dan sama busuknya”

Aku berusaha menjadi yang terbaik dari diriku, meski aku sadar kapasitasku masihlah nol, dan manusia biasa. Aku akan berusaha menjadi lebih baik lagi. Karena inilah langkah awal dari jihadku, sebagai seorang wanita. Inilah JIHADku. Aku ingin menutup auratku hingga ajalku nanti, bahkan di padang masyhar sekalipun. Akan kututup Aurat ku dan belajar untuk menghijabi hatiku, Karena Hijab adalah bukti kita (sbg wanita) yg mencintai diri sndiri dan mencintai Allah

Aku takut dan malu padamu ya Allah, lindungilah lahir dan batinku selalu.

Nahliah, Jakarta 15 Des 2010


How Can I not Love You

by: Joy Joy Enriquez

Cannot touch
Cannot hold
Cannot be together

Cannot love
Cannot kiss
Cannot have each other

Must be strong,
And we must let go
Cannot say
What our hearts must know
How can I not love you
What do I tell my heart
When do I not want you
Here in my arms

How does one walks away
From all the memories
How do I not miss you
When you are gone

Cannot dream
Cannot share
Sweet and tender moments

Cannot feel
How we feel
Must pretend it's over

Must be brave,
And we must go on
Must not say,
What we've known all along

How can I not love you
What do I tell my heart
When do I not want you
Here in my arms

How does one walks away
From all the memories
How do I not miss you
When you are gone
How can I not love you..

[[Musical Interlude]]

Must be brave,
And we must be strong
Cannot say,
What we've known all along.

How can I not love you
What do I tell my heart
When do I not want you
Here in my arms

How does one walks away
From all the memories
How do I not miss you
When you are gone

How can I not love you..
When you are you gone.....

for download the songs
http://www.stafaband.info/download/127634/Joy_Enriquez/How_Can_I_Not_Love_You.html

Selasa, 14 Desember 2010

Jilbab Gaul, NO!!

Kerudung Gaul…?

Kerudung Gaul…?

Keanekaragaman bentuk jilbab, menandakan pemahaman yang beragam pula tentang standar ukuran jilbab itu sendiri

Karena Islam menghendaki wanita utnuk menjaga kehormatan dan kemuliaan dirinya maka turunlah pensyariatan jilbab (Pakaian khusus wanita muslimah). Dalam firman-Nya

“Hai Nabi katakanlah kepada isteri-isteri mu, anak-anak perempuanmu dan isteri-isteri orang mu’min, hendaklah mereka mengulurkan jilbabnya ke seluruh tubuh mereka, yang demikian itu supaya mereka lebih mudah untuk dikenal, karena itu mereka tidak diganggu, Dan Allah adalah Maha Pengampun lagi Maha penyayang .” (QS.Al-Ahzab (33) : 59)

Keanekaragaman bentuk jilbab, menandakan pemahaman yang beragam pula tentang standar ukuran jilbab itu sendiri. Ada yang memahami jilbab hanya sebatas selembar kain yang menutup kepala, model seperti ini biasanya pendek dan bahkan ada yang menampakan sebagian rambut sehingga ini menjadi bebas dalam berpakain secara keseluruhan, ada yang mencampurnya dengna mengenakan rok hingga pertengahan betis, terkadang kainnya pun tipis sekali hingga tampak jelas warna kulitnya, inilah yang sekarang ngetrend yang kemudian dikenal sebagai jilbab gaul.

Padalah kalau kita melihat fungsi utama dari pensyariatan jilbab yaitu untuk melindungi wanita dari gangguan dan fitnah, tentu jilbab semacam itu tidaklah cukup membantu, padahal mengenakan jilbab jika dipadukan dengan busana yang memperlihatkan lekuk tubuh dan warna kulit kemudian dipadu dengan make-up dan semprotan parfum malah seolah menantang orang-orang jahat untuk menghampirinya.


Mau tau ga kriteria-kriteria jilbab yang sesuai deng an syariat …..????

Dibawah ini adalah kriteria-kriteria jilbab yang sesuai dengan syariat:

* Jilbab itu harus longgar sehingga tidak memperlihatkan lekuk-lekuk tubuh.
* Hendaknyamenutup seluruh tubuh hingga wajah yang tampak hanya mata. Atau seluruh tubuh kecuali wajah dan telapak tangan menurut suatu pendapat.
* Tebal, hingga tidak terlihat sedikitpun bagian tubuhnya.
* Tidak memakai wangi-wangian.
* Tidak meniru mode pakaian wanita-wanita kafir sehingga wanita-wanita muslimah memiliki identitas pakaian yang jelas.
* Tidak memilih warna yang kintras (menyala) sehingga menjadi pusat perhatian orang. Lebih diutamakan berwarna hitam karena banyak hadist yang menjelaskannya.
* Hendaknya tidak menyerupai pakaian laki-laki, sebab hal tersebut dilarang Allah Subhanahu waTa’ala.

Berjilbablah sesuai dengan yang disyariatkan dan jauhi jilbab-jilbab gaul, sehingga engkau akan termasuk golongan muslimah yang mendapat keridhoan Allah dan takut terhadap murka-Nya. Hanya dengan jilbab yang sesuai dengan ketentuan syar’i inilah kemuliaanmu akan terhjaga.



sumber
http://pecintawanita.blogdetik.com/2010/08/17/jilbab-gaulno/

Ketika Wajah Wanita Menjadi Fitnah



Bismillahirrohmanirrahim…

cadar…
Satu kata yang dulu sempat membuat diriku takut untuk mendekati orang-orang yang memakainya.
"mungkin mereka jelek, makanya menutupi wajahnya, atau mungkin dia mempunyai gigi taring seperti drakula ataukah mungkin dia..begini..begini dan begitu" begitu banyak pikiran-pikiran yang menghantuiku ketika masihmenjadi orang yang belum tahu tentang syari'at alloh tentang cadar ini…

Sampai suatu ketika alloh menakdirkanku untuk mengenal sekumpulan akhwat yang bercadar,
"subhanalloh" satu kata yang terlontar dari lisanku waktu itu…
Ternyata mereka tidak seperti yang aku pikirkan selama ini, ternyata cadar merupakan salah satu syari'at dari islam..

Berawal dari perkenalanku dengan para akhwat, disitulah awal mula diriku mengenal ilmu yang shohih, hari-hari kujalani dengan ilmu-ilmu yang yang selama ini kuanggap hanya sebatas budaya dan pemikiran orang-orang belaka. Sedikit demi sedikit ku amalkan ilmu yang telah kudapatkan… pergaulan antara lawan jenis, musik, ikhtilath, sampai ke syarat-syarat jilbab yang syar'I pun kulalui dan kuamalkan alhamdulillah..meski banyak rintangan dan cobaan dalam mengamalkannya,,tapi begitulah perjuangan..begitulah konsekuensi dari amalan yang telah kita ilmui..tapi untuk masalah cadar, ah. diriku sungguh tak tertarik untuk menggunakannya.

Sempat mempelajari tentang hukum dari cadar dan waktu itu berkeinginan untuk mempelajarinya lebih dalam, tapi teringat akan ucapan bapak
"kamu boleh pakai jilbab yang besar tapi jangan sampai bercadar,nanti boleh bercadar kalau sudah nikah"
ya sudahlah mendingan aku ambil hukum yang sunnahnya saja, daripada bapak marah , toh nanti kalau dah nikah aku akan pakai cadar juga insya alloh, untuk sekarang ga usahlah" pikirku dalam hati. Akhirnya niat untuk mempelajari hukum cadar lebih lanjutpun aku urungkan…

Manusia boleh berencana tapi alloh lah yang berhak menentukan jalan hidup kita..
Alhamdulillah, hidayah alloh datang kepadaku, yang awal mulanya diriku begitu kekeh untuk tidak bercadar, niat untuk mempelajari hukumnya pun ogah-ogahan, namun alloh menakdirkan padaku untuk lebih mengetahui tentang cadar ini melalui sebuah fitnah yang kualami di kampus…

Seorang teman memberitahukan padaku bahwa ada seseorang yang terfitnah gara-gara diriku…
"astghfirulloh, apakah jilbab yang sudah cukup lebar ini masih bisa saja menimbulkan fitnah bagi seorang laki-laki?" airmatapun mulai mengalir, bukan karena terharu disebabkan ada orang yang "ngefans" tapi karena merasa bahwa diri ini adalah sumber fitnah, belum bisa menyempurnakan hijab, tidak bisa menjaga diri, dll.
Lama diriku merenung.. "kenapa sampai ada yang terfitnah?? Toh aku tak pernah berkomunikasi dengannya? Jangankan berbicara, senyumpun tak pernah.." apa yang menyebabkan semua itu??apa???

Wajah... Ya inilah sumber dari fitnah itu..

Seketika itu pun diriku bertekad dengan kuat untuk mempelajari hukum cadar, walaupun masih teringat dengan kata-kata bapak, namun tak mengurungkan niatku untuk belajar..

Alhamdulillah alloh memudahkan jalanku untuk mempelajari ilmu tentang cadar ini, mulai dari dukungan akhwat, cerita cerita akhwat yang memberikan motivasi, buku-buku yang mereka pinjamkan, sampai ketika salah seorang ustadzah dari arab datang ke kota serambi madinahku buat memberikan dirosah..
Sampai suatu hari ketika sang ustadzah telah selesai memberikan dirosahnya, kulihat dirinya sedang duduk untuk istirahat, aku pun mengajak seorang kakak untuk menemaniku berbicara kepada ustadzah tentang masalah cadar (karena ketidaktahuanku bercakap dalam bahasa arab, makanya minta tolong ke akhwat buat jadi penerjemahnya… syukron wa jazaakillahu khair buat kk yang membantu diriku saat itu…)

Kk : "adik ini ingin bertanya kepada anda wahai ustadzah, dia ingin sekali memakai cadar namun orangtuanya melarangnya, tolong berikan nasehatmu padanya.."
Ustadzah: "kalau dia meyakini bahwa hukum cadar adalah wajib maka apapun konsekuensi yang harus dia dapatkan sekalipun orangtua melarang maka dia tetap harus memakainya, tapi ketika dia meyakini bahwa itu hanyalah sunnah maka lebih baik dia mengikuti permintaan orang tuanya"
(kira-kira seperti itulah percakapan mereka kalau diterjemahkan dalam bahasa indonesia)

Hemm..ternyata, point yang kudapatkan dari pernyataan ustadzah adalah "ilmu sebelum berbuat",
yaa…aku harus mempelajarinya lagi lebih dalam tentang cadar (waktu itu aku masih menganggapnya sebatas sunnah).. Hari-haripun kulalui dengan berusaha mencari tahu tentang hukum cadar. Mulai dari bertanya ke ustadz, bertanya ke akhwat dan berbagai cara kutempuh untuk mengetahui hukum sebenarnya dari cadar… sampai suatu ketika keyakinanku mengatakan bahwa cadar itu adalah sebuah kewajiban.. Tapi bagaimana dengan orangtua??
Inilah ujianku selanjutnya… aku harus berusaha memahamkan kepada mereka sediki.. Akhirnya akupun berusaha menutupi wajah ini sedikit demi sedikit, walaupun belum menggunakan cadar tapi wajah ini sering kututup dengan jilbabku ketika ada seorang laki-laki ajnabi yang lewat dihadapanku…dan ini berlangsung sampai beberapa hari...

Suatu hari tiba-tiba keluargaku berkumpul di ruang keluarga, bapakku tiba-tiba mengatakan padaku
"bapak ga mau lihat kamu pakai cadar" tiba-tiba suasana dirumah menjadi tegang (ternyata selama ini bapak memperhatikanku, karena begitu seringnya aku menutup wajahku dengan jilbab yang kupakai, sampai beliau mengira bahwa aku telah bercadar waktu itu)
bapak dengan berbagai ucapannya sambil menunjuk-nunjuk ke arahku mengatakan.. "bapak ga mau kamu pakai cadar.,!!!!" "apapun alasannya, bapak ga mau kamu pakai cadar, kalau sampai pakai cadar, kamu jadi anak durhaka sama bapak!!!" "ga usah suruh temanmu kesini lagi, kalau ada temanmu yang datang, bapak akan usir..bla..bla..bla... ,
dan berbagai macam lagi perkataan bapak pada diriku saat itu".

aku bisa paham terhadap ucapan bapak, karena memang beliau kurang paham apalagi beliau jarang bermulazamah dengan ustadz-ustadz, tapi yang membuatku begitu sedih adalah ketika ibuku mendukung argumen bapak dan juga ikut2an memarahiku dan melarangku..
Aku kaget , karena yang selama ini aku tahu bahwa ibu mengenal beberapa ustadz dan teman2 ku yang bercadar, dan pikirku waktu itu ibu mungkin setuju2 saja pada saat aku bercadar… tapi ternyata, ibuku pun melarang dan ikut-ikutan memboikotku… pada hari itu, bertepatan dengan perginya bapak kembali berlayar, sebelum beliau berangkat beliau datang kekamarku dan mendapati diriku yang hanya bisa menangis tersedu-sedu dan mengatakan "ingat,,bapak ga mau kamu pakai cadar!!!"
ya alloh, sekeras itukah hati bapak, sampai tidak mau mendengarkan penjelasanku tentang cadar??pikirku dalam hati

Hari pertama sejak peristiwa malam itu kulalui dengan tangisan di kamar.. Menangis..menangis dan terus menangis.. Satu hal yang membuatku begitu sedih ketika melihat sikap ibuku padaku, dulu ketika ada sebuah masalah yang kuperbuat dirumah hingga membuatku menangis tersedu-sedu, ibu biasanya langsung datang menghiburku dan mengatakan "sudahlah nak, nda usah menangis lagi.." tapi sekarang, seakan-akan beliau bukan ibuku, sikapnya yang keras dan cuek saja melihat diriku menangis tetap tidak mengubah pendiriannya untuk melarangku bercadar. Jangankan berbicara padaku, bahkan hanya sekedar menyuruhku makan, beliau menyuruh adikku datang ke kamar..
Yang bisa kulakukan saat itu hanya menangis dan berdoa pada alloh, namun aku yakin bahwa ujian ini akan segera berakhir, entah sehari, sepekan, sebulan, setahun bahkan bertahun-tahun, ya pasti akan berkahir!!.
teringat dengan kisah2 beberapa akhwat yang juga sempat mengalami kejadian yang sama.. Ada yang menyembunyikan cadarnya hingga 2 tahun lamanya, ada yang hampir diusir oleh orangtuanya, ada yang cadarnya dibakar…dan berbagai macam ujian yang dihadapi mereka..namun toh akhirnya Orangtua mereka mengizinkan bahkan sekarang mendukung anaknya..

"hey..kamu baru diuji seperti ini, masa mau nyerah begitu saja.. Apa ga ingat gimana perjuangan rosululloh dan para shahabatnya ketika memperjuangkan islam??? Rosulullah shallallahu 'alaihi wasallam diusir oleh kaumnya sendiri, kaki beliau berdarah-darah karena dilempar batu, para shahabat bahkan ada yang rela tidak diakui oleh ibunya sendiri, dan kamu ingat sumayyah??? Wanita syahidah pertama yang rela disiksa oleh orang-orang kafir karena memeluk islam, hingga beliau menemui ajalnya.. Sekarang lihat dirimu???kalau cobaan ini saja bisa membuatmu menyerah dan jauh dari alloh,, kira2 ketika kamu hidup pada zaman nabi, apa kamu bisa menjadi salah seorang shahabiyah? ataukah kamu adlah salah seorang musuh dari islam???" akupun tersadar setelah melakukan dialog dengan diriku sendiri, segera aku ambil air wudhu dan sholat, dalam sholat kubaca surah an nashr
"innama'al 'usri yusro..fainnama'al 'usri yusro"
rasanya keyakinan akan pertolongan alloh semakin dekat itu begitu kuat..ya pertolongan itu akan datang fikirku…

Sampai hari ketiga, keadaan dirumah masih tetap sama.. Ibu juga nenekku masih tatap memboikotku, dan aku masih saja berada dalam kamar dengan memikirkan cara untuk meminta izin kembali ke bapak..tiba-tiba teringat akan cerita salah seorang kakak, ketika dia ingin mengutarakan keinginannya memakai cadar kepada orangtuanya…
"dek, dulu waktu ana ingin bercadar, orangtua melarang, namun karena kayakinan yang mantap untuk menutup aurat secara sempurna, akhirnya kutempuh berbagai cara meyakinkan bapak.. Dan cara yang kupilih adalah mengirimkan surat ke beliau dengan kalimat yang syahdu.. "wahai ayahku..kutulis surat ini…..bla..bla..bla(afwan, lupa isi suratnya)".
Hemmm… tiba-tiba cara yang ditempuh sang kakak tadi, terlintas di dalam pikiranku, tapi bukan melalui surat, hanya sms yang bisa kukirimkan kepada bapakku untuk menjelaskan kenapa aku ingin bercadar…
"assalamu'alaikum, pa kabarnya gimna??semoga bapak baik2 saja..maaf sebelumnya jika saya lancang sms bapak, tapi saya sms hanya ingin menjelaskan kenapa saya ingin bercadar. Maaf pak, bukannya saya ingin menjadi anak yang durhaka karena tidak mematuhi perintah bapak, tapi karena keinginan saya yang ingin mengikuti perintah alloh makanya saya berani untuk memakai cadar. Saya begitu sedih ketika melihat ekspresi bapak yang begitu marah ketika mengetahui bahwa saya ingin bercadar, seakan-akan bapak sangat membenci cadar.. Saya tidak ingin bapak seperti itu, karena cadar juga merupakan bagian dari syari'at islam..dan yang saya pelajari bahwa istri2 nabi pun pakai cadar, kalau bapak benci cadar artinya bapak juga benci istri-istri rosululloh shallallahu 'alaihi wa sallam..bla..bla..bla….sms yang kukirm begitu panjang, 1 sms sampaii 7 layar dan aku mengirimkan sebanyak 3 kali sms..jadi kalau mau dihitung..kira2 aku mengirim sebanyak 21 sms ke bapak…
Beberapa saat setelah kukirimkan sms ke bapak..tiba-tiba ada sms yang masuk ke hpku, tapi belum berani kubuka isinya..
Sampai akhirnya hpku berdering, ketika kulihat nama yang memanggil ternyta adalah bapakku…
Sambil deg-degan kuangkat telpon bapakku, dan siap menerima omelan dari bapak lagi karena kelancanganku untuk meminta izin memakai cadar..
Aku : "assalamu'alaikum"
Bapak "wa'alaikumsalam, lagi dimana nak???"
Aku: "di rumah pak, lagi di kamar.."
Bapak: "kamu masih nangis??"
Aku: "i..i..iya pak..(sambil menghapus airmata)
Bapak:"bapak dah terima sms dari kamu. Kamu beneran mau pakai cadar???"
Aku: "i..i..iyya pak.."
Bapak: "ya udah…kalau mau pakai cadar, pakai cadar saja, asal hati harus lembut ya nak…"
Aku: "hah??" (dalam keadaan yang masih belum percaya, tiba2 sikap bapak berubah 180 derajat)beneran pak??"
Bapak:' iya nak… mana mamamu??bapak mau bicara.."

Akhirnya bapak bicara ke ibu, dan dari percakapannya ibu mengatakan kalau bapak mengizinkan aku pakai cadar, dan ibu dilarang untuk melarangku bercadar.. masih belum percaya dengan keputusan bapak, akupun membaca sms yang dikirmkan bapak kepadaku sesaat sebelum beliau menelponku "ya udah kalau kamu mau pakai cadar bapak izinkan, ingat ya, hati harus lembut..janji ya.." alhamdulillah..bapak benar2 mengizinkanku...
Dan akhirnya.. Bismillah… tepat tanggal 5 ramadhan aku pun keluar dari rumah pertama kali dengan menggunakan cadar yang menutupi wajahku…
Tak henti-hentinya aku mengucapkan syukur diatas angkot dan airmata terus saja mengalir karena akhirnya pertolongan alloh datang juga setelah 3 hari diriku harus menangis di kamar tanpa henti, dan di boikot oleh orang tua sendiri… yaa..akhirnya akupun memakainya..semoga pakaian ini akan terus kukenakan hingga ajal menjemput..amin allohumma amin
"yaa muqallibal qulub tsabbit qalbi 'ala diinik"

Serambi madinah,13 0ktober 2009


sumber:
http://akuseorangmuslimah.blogspot.com/search?q=cadar


Selasa, 07 Desember 2010

Tentang 'Hujan' dan Cinta

Ini tentang Diriku beberapa bulan yang lalu..
kebetulan saja, Aku iseng membuka file 'diary' di laptop ku, dan Kubuka file 150110 (15 januari 2010), wow banyak puisi yang kubuat disana. Saat itu aku merasakan jatuh cinta "love at first sight" dengan seseorang yang aku panggil Hujan


15 Januari 2010 Monday

dear diary..
Menu mlm ini, menikmati getir misteri. Hati ini resah sekali, meski hati kecil berkata, ini sepele. Berdebar rasanya, antara yakin dan tidak, bertaruh saja.

Aku mengenal seorang laki2 panggil saja dia hujan, mengapa aku memanggilnya demikian? karena dia bernama Raindy. Sebenarnya Aku sudah menyukainya sejak awal aku melihat wajahnya.
Aku mengumpulkan foto2 dirinya, lalu kusimpan di Laptop, dengan folder bernama Raindy ‘Kasih tak sampai’.. knp iaa karena aku yakin dia tak mungkin menyukaiku. kenal saja tidak.

dawai2 hati mulai bernyayi,
Rindu khusuk berangan,
Tak peduli meski, lidah mengecapi getir Tanda tanya
Rindu ini terasa syahdu, menari meninabobokan logika.

Kau hadir saat gerimis turun diluar jendela,
aku tidak bisa untuk tidak selalu mengingatnya, karena dia datang dan pergi sesukanya.. sama seperti namanya”hujan”





14 February 2010

Seperti mimpi, akhirnya aku bertemu langsung dengannya, dalam majelis Haul di Masjid At- Tiin, TMII.
Tuhan dia begitu maniis....

dan akhirnya aku dua langkah lebih dekat dengannya..


26 February 2010 Friday

Kami, semakin akrab, dengan adanya teknologi, Semua seolah begitu dekat.
Apa dia memiliki perasaan yang sama denganku?
dia seringkali sibuk, dan melupakanku.
tapi yaah... aku jg bukan siapa2'nya...

Mengapa kau tuangkan susu dalam cawanku bila kau cegah aku meneguknya?
Mengapa kau buka tiraimu, bila aku harus menutup mata?
Mengapa kau menawariku cinta, bila aku tak boleh membelinya?
Mengapa kau lakukan ini? Apa salahku?

Masa lalu tlah terpijak, mataku sembab menanti malam
Hati kian sesak, tanda tanya terasa begitu getir,
Dan Hasrat terlalu lugu untuk berdalih

Cinta ini ada bila kau pinta,
Namun kau hanya diam memunggungiku.

Kenapa kau ajari rindu ini berangan? Semua itu seperti Opium
Silahkan buat aku mabuk,
Tapi Jangan salahkan cinta,
Bila belatimu menikamku smakin dalam.



Patera cinta
Hai Adam,
Apa yang kau sembunyikan? Apa yang kau rasakan?
Ada apa? Dan berceritalah perlahan..
Bila itu tentang pedih, maka bersama kita bisa mencari obatnya
Bila itu tentang nestapa, aku akan mengingatkan mu, tentang papa
Bila itu tentang Ragu, waktu dan setia akan meyakinkanmu.
Apa yang kau Takutkan? Ceritakan, dan kita kan selami dalam2 rasa takut itu.
Hingga kita sadar bahwa tak bisa mencumbu cintaNYA itu yang paling menakutkan.

Apa kau lupa? Takdir kita adalah bersama.
Hawa Tuhan Ciptakan untuk berpasangan denganmu,
Dia dari Rusukmu, tak ada kau dan aku,
tapi KITA
Kita yang berasal dari CintaNYA. Dan Kembali padaNYA



19 Maret 2010

Kucoba meraba sudut hatinya, mengerti dirinya..
Ingin kuselami alur pikirannya, apa yang dibisikan hatinya..
Cemburukah? Ragukah? Atau yang lain, aku tak tahu
Jemariku menari diantara ukiran lakunya.
Semua gelap, seolah berjalan dengan mata terpejam.
Hanya menerka, namun tak menatap fakta.

Kakiku telanjang.
Kini kudapati lagi diriku di kamar ini, sepi tak mau pergi.
Dirimu sulit kumengerti. Apa sebaiknya aku pergi?
Tapi Aku merasa belum mengetuk pintumu yang lain.
menyusurinya dengan segenap kunci yang kupunya.



21 Maret 2010

Hari ini dia membuat aku menangis..

Aq sadar jodoh itu ditangan Tuhan
Dia yang mengajari qita membuat simpul cinta,
mLm ini Rindu ini terasa syahdu meninabobokan logika,
dan hati sibuk berangan
Mungkinkahkau cinta itu? Yang Tuhan pun mengamini.

Sungguh ku berharap akan kejaiban Tuhan,, diantara sekian banyak keajaibanNya
Tentangmu tentangku, munajatmu jg munajatku
Aku ini bukanlah apa-apa dan telanjang kaki aku dihapanmu,
Berharap dalam tiap sujudku, kaulah untukku, aku tak ingin megubur cinta lagi
Yang kurasakan semakin kuat menyelimuti hati..



Ada sebuah kopas di 'dairy'ku, namun tanpa Tanggal, aku lupa mengisi taggal brp saat itu.
Yang pasti ini adalah isi salah satu puisi yang aku berikan padanya via YM.

saat itu, aku merasa, seolah waktu berhenti, rasanya tubuh aku kelu
saat aku lihat mata kaka yg terpejam
saat itu dalam hati aku merasa bimbang,,
seolah rasa mengalahkan logika, tapi pada akhirnya
dlam hati aku cuma bisa berbicara pada Tuhan
"aku menyayanginya,, sungguh aku menyayanginya Tuhan..
Tolong aku.. tolong kami,,
aku ingin bersamanya.. aku ingin terus disisinya
apakah dia AdamQuw??
adam yang Kau ciptakan untukku?
biasanya aku selalu pasrah
kepada apapun titahNYa
tapi kali ini bila boleh aku berharap...
aku ingin bersamanya...
aku sayang dia..
Kau yg buat aku mencintainya.. adakah alasan lain selain akulah Jodohnya??
satukanlah aku dan dia dalam ikatanMU
agar kami bisa terus bergandengan, bersama berjalan di jalanMU
menuju keridhaanMU
aku sayang padanya Tuhan"

Pecundang Sejati

Dalam diam jiwaku
Telah terluka memilikimu
Namun ku tak kan bisa
Tuk selamanya menjadi cintamu

Sesungguhnya hanya dirimu
tapi mereka tak mengerti
dan menentang cinta ku denganmu

Ku tlah menyerah slamanya.
dan mengakhiri kisah kita
meski air mata membunuhku
memang pe cundang sejati
yang tak sanggup perjuangkan cinta...
maafkan semua cintaku ku meninggalkanmu

Janganlah kau tanyakan
tentang janjiku yg pernah terucap
karena semua tlah nyata
kini diriku mengingkari


Kamis, 02 Desember 2010

Kisah CINTA

Kisah C.I.N.T.A

♥◦°˚¨˚°*•‧::‧☺*•♫.•♥.•*¨:*•♫.•♥.•

Di suatu pulau kecil ada seorang gadis bernama CINTA dan teman-temannya
namanya kecantikan, kesedihan, kegembiraan, kekayaan,
...
mereka hidup berdampingan dengan baik
namun suatu ketika datang badai menghepas pulau kecil itu dan air laut tiba-tiba naik dan akan menggelamkan pulau itu
semua penghuni pulau cepat2 berusaha menyelamatkan diri,

CINTA sangat kebingungan sebab ia tak dapat berenang dan tdk mempunyai prahu dia berdiri di tepi pantai mencoba mencari pertolongan

smentara itu air smakin naik membasahi kakinya

tak lama CINTA melihat Kekayaan sdang mengayuh perahu

'kekayaan!kekayaan! tolong aku!,' teriak CINTA'

Aduh! maaf, CINTA' kata kekayaan"

aku tak dapat membawamu serta perahuku ini tenggelam

lagipula tak ada tempat lagi bagimu.

CINTA sedih sekali namun kemudian dilihatnya Kegembiraan lewat dgn perahunya

" kegembiraan! tolong aku ! " teriak CINTA

namun kegembiraan terlalu gembira karna ia menemukan perahu sehingga ia tak dpt mendengar teriakan CINTA,

air semakin tinggi dan CINTA smakin panik.

Tak Lama lewatlah kecantikan

" Kecantikan! bawalah aku bersamamu!, " teriak CINTA lg

" Wah, CINTA kamu basah dan kotor, aku tak bisa membawamu nanti bisa mengotori perahuku yang indah ini

" sahut kecantikan.

CINTA sdih skali mendengarnya ia mlai menangis terisak-isak

Saat itulah lewat kesedihan

" Oh Kesedihan, bawalah aku bersamamu!, " kata cinta

" Maaf CINTA aku sedang sedih dan aku ingin sendirian saja, " kata kesedihan sambil terus mengayuh perahunya.

CINTA putus asa.

Ia merasakan air makin naik dan akan menenggelamkannya.

Pada saat kritis itulah tiba2 terdengar suara

"CINTA! Mari cepat naik ke perahuku!"

CINTA menoleh ke arah suara itu dan cepat2 naik keperahu itu,tepat sebelum air menenggelamkannya

di pulau terdekat, CINTA turun dan perahu itu langsung pergi lagi.

Pada saat itu barulah CINTA sadar ia sama sekali tdk mengetahui siapa yang menolongnya,

CINTA segera bertanya kpd penduduk pulau itu

" Yang tadi adalah WAKTU ," kata penduduk itu

"Tapi, mengapa ia menyelamatkan aku ?

Aku tdk mengenalinya Bahkan teman2ku yg mengenalku pun enggan menolong" Tanya CINTA heran


SEBAB HANYA WAKTULAH YANG TAHU BERAPA NILAI SESUNGGUHNYA DARI CINTA ITU.....!

Rabu, 01 Desember 2010

SURAT DARI SEORANG CALON SUAMI

Assalamualaikum wr.wb

Untuk Bunda,,calon istriku….flower

Tangan ini mau menulis sesuatu tentang apa yang ada di lubuk hati ku. Aku mulai tertanya-tanya apakah aku sudah seharusnya mulai mencari sebagian diriku yang hilang. Bukanlah niat ini disertai oleh nafsu tetapi atas keinginan seorang muslim mencari sebagian agamanya. Sering kali aku mendengar bahwa ungkapan “Kau tercipta untukku.”

*******

Aku awalnya kurang mengerti apa sebenarnya arti kalimat itu karena di liputi oleh hawa nafsu. Rahmat dan hidayah Allah yang diberikan kepada diriku,baru saat ini aku mengerti bahwa pada suatu hari NANTI aku harus mengambil satu TANGGUNGJAWAB yang memang diciptakan khusus untuk diriku, yaitu DIRIMU. Aku mulai mempersiapkan diri dari segi fizkal, spiritual dan juga intelektual untuk BERTEMU denganmu.

*******

Aku mau pertemuan kita yang pertama aku kelihatan ‘sempurna’ di hadapanmu meskipun pada hakekatnya masih banyak lagi kelemahan pada diriku ini. Aku mencoba mempelajari arti dan hakikat tanggungjawab yang harus aku wujudkan ketika dipertemukan dengan dirimu. Aku coba membatasi hubungan pembicaraan dengan wanita lain yang hanya dalam lingkaran urusan penting karena aku risau aku menceritakan rahasia diriku kepadanya karena seharusnya engkaulah yang harus mengetahuinya kerana dirimu adalah SEBAGIAN DARIKU dan hak bagimu untuk mengetahui segala lahir dan batin diriku ini.

*******

Apabila aku memakai kopiah, aku disangka ustad. Diriku memakai jubah, disangka syeikh. Lidahku mengajak manusia ke arah makruf disangka dai. Bukan itu yang aku pinta karena aku hanya mengharapkan keridhoan Allah. Yang aku takuti, diriku mulai didekati oleh wanita karena perawakanku dan perwatakanku. Baik yang indah berjilbab atau yang ketat bert-shirt, semuanya singgah disisiku.
Aku risau imanku akan lemah. Diriku tidak dapat menahan dari fitnah ini. Rasulullah S.A.W pernah bersabda, “
“Aku tidak meninggalkan setelahku fitnah yang lebih bahaya untuk seorang lelaki melainkan wanita.”

*******

Jiwa remaja ku ini mulai mencari cinta menjelma dan kehadiran wanita amat terasa untuk berada di sisi. Setiap kali aku merasakannya, aku mengenangkan dirimu. Di sana engkau setia MENUNGGU diriku, tetapi di sini aku curang kepadamu andai aku bermain dengan cinta fatamorgana. Sampaikan doamu kepada diriku agar aku dapat menahan gelora kejantananku disamping aku mengajukan sendiri doa diperlindungi diri.

*******

Bukan harta,rupa dan keturunan yang aku liat dalam mencari dirimu. Cukuplah agama sebagai pengikat kasih antara kita. Saat di mana aku akan MELAMARMU, akan ku lihat wajahmu sekilas agar tercipta keserasian diantara kita kerana itu pesan Nabi kita. Tidak perlu alis mata seakan alis mata unta, wajah bersih seakan putih telur ataupun bibir merah delima tetapi cukup cuma akidah sekuat akar, ibadah sebagai makanan dan akhlak seindah budi.


*******

“Nikahilah wanita karena empat perkara” keturunan, harta, rupa dan agama. Dan jika kau memilih AGAMA engkau tidak akan menyesal.”
Jika aku dipertemukan dengan dirimu, akan ku jaga perasaan kasih ini supaya tidak tercurah sebelum masanya. Akan ku jadikan syara’ sebagai pembatas diri kita. Akan ku jadikan AKAD NIKAH itu sebagai cap HALAL untuk mendapatkan dirimu. Biarlah kita mengikuti nenek moyang kita, Nabi Adam dan Siti Hawa yang bernikah sebelum disatukan agar kita dapat menikmati kenikmatan PERNIKAHAN yang menjanjikan ketenangan jiwa, ketenteraman hati dan kedamaian batin. Doakan diriku ini agar tidak berputus asa dan sesat dalam misi mencari dirimu kerana aku memerlukan dirimu untuk melengkapkan sebahagian agamaku.

*******


Dari Ayah,calon suamimu… flower

" Ya Allah
Jika dia benar untukku
Dekatkanlah hatinya dengan hatiku
Jika dia bukan milikku
Damaikanlah hatiku
Dengan ketentuan-Mu

Dialah permata yang dicari
Selama ini baru kutemui
Tapi ku tak pasti rencana Ilahi
Apakah dia kan kumiliki
Tidak sekali dinodai nafsu
Akan kubatasi dengan syariat-Mu
Jika dirinya bukan untukku
Redha hatiku dengan ketentuan-Mu

Ya Allah
Engkaulah tempat kubergantung harapanku
Kuharap diriku sentiasa di bawah rahmat-Mu"

diunggah dari Milik seorang teman
(http://kembanganggrek.wordpress.com/2010/08/06/surat-untuk-calon-istriku/)

Berhijab

Assalamualaikum….
Bissmillahirrahmanirrahim…….


Wahai muslimah…..berhijablah!!
Sesungguhnya hijab menjagamu dari pandangan yang beracun. Pandangan yang berasal dari penyakit hati dan penyakit kemanusiaan. Hijab memutuskan darimu ketamakan yang berapi api.
Maka pakailah hijab. Berpeganglah pada hijab. Dan janganlah kamu tergoda oleh pengumbar fitnah yang bertujuan memerangi hijab atau mengecilkan dari bentuknya. Sebab ia ingin menjadikanmu jahat.


Sebagaimana firman Allah:
Sedang orang-orang yang mengikuti hawa nafsunya bermaksud supaya kamu berpaling sejauh jauhnya (dari kebenaran). ” (An-Nisaa’: 27)