Jumat, 26 November 2010

Memang Bukan Milikku

Kecut rasanya
Perih ini tak Usai.
cemburukah? atau benci, saat wajhnya erat menyentuh pipi wanita itu?
cemburu?

rasanya lebih tercacah
Hatiku, Milikku, Hanya Tuhan yang tahu

aku tahu, tak mampu bisa sepanjang detik bersamanya,
dan tak mungkin aku titahkan dia agar selalu memandangku, menyentuhku.
karena aku bukanlah Tuhannya.

aku yang memiliki hak atasmu, tapi tak bisa memilikimu
apa yang kusaksikan dengan indera mataku seolah menegaskan
kau memang bukan milikku..

Kamu adalah Kamu
dan
Aku adalah Aku

Tidak ada komentar:

Posting Komentar